Postingan

Tentang Aborsi, Kamu Pro-life atau Pro-choice?

Assalamu'alaikum Wr. Wb Shalom Om swasiastu Namo buddhayo Salam kebajikan, dan ; Salam sejahtera bagi kita semua.... Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata ' Aborsi '?  Aborsi merupakan sesuatu yang buruk karena menghilangkan nyawa dalam kandungan? atau, Aborsi merupakan hak setiap wanita yang memilih menggugurkan kandungannya? Jika kamu memilih pendapat pertama, berarti kamu adalah golongan pro-life . Gerakan pro-life berpendapat bahwa kehidupan janin dalam kandungan yang tidak berdaya adalah sakral dan harus dilindungi oleh pemerintah. Aborsi tidak boleh dilegalkan, juga tidak boleh dilakukan secara ilegal. Mereka berpendapat bahwa bayi dalam kandungan tidak boleh diakhiri hidupnya secara paksa. Karena itu sama halnya dengan membunuh seorang manusia. Jika kamu memilih pendapat yang kedua, berarti kamu adalah golongan pro-choice . Gerakan pro-choice berpendapat bahwa pada kehamilan sebelum titik viabilitas (ketika janin tidak bisa hidup di luar rahim) seorang wanita ...

Tak Kenal Bangsa Sendiri

Sebelumnya izinkan saya memberi tabik Assalamu'alaikum Wr. Wb Shalom Om swasiastu Namo buddhayo Salam kebajikan, dan ; Salam sejahtera bagi kita semua...    Pepatah mengatakan 'tak kenal' maka 'tak sayang', Tak kenal bangsa sendiri maka tak sayang akan nilai-nilai yang ada pada bangsanya, acuh pada sejarahnya dan tak mau tahu akan masa depan bangsanya merupakan ancaman laten yang lebih berbahaya daripada Agresi kemiliteran. Tak kenal bangsa sendiri merupakan dakwaan berat yang ditudingkan pada manusia yang terus memuja-muja bangsa lain, bangsa yang maju, bangsa eropa, lupa darimana ia berasal. Dengan pandangan buta terhadap kondisi bangsanya sendiri, orang itu terlelap dengan ketidak peduliannya terhadap masa depan bangsanya.     Dulu,    saat bangsa ini dijajah 350 tahun lamanya oleh belanda, tidak ada pribumi yang berani berontak sejak abad 19, mereka sudah takut akan perang dan sudah tahu apa yang akan terjadi setelahnya, pri...

Ateisme melanggar Pancasila, Relevankah?

    Sebuah tulisan sederhana nan jauh dari kata sempurna ini, semoga dapat membuka pikiran kita akan indahnya dunia dan kompleksnya masalah hidup kita sehingga tak perlu ikut andil dalam urusan pribadi orang lain. 'Open Minded' istilah yang tepat untuk menggambarkan sikap menghargai persoalan pribadi tiap manusia tanpa ikut mendakwa dan menyimpulkan suatu persoalan hanya dari satu sudut pandang yang kita anggap benar.   Keyakinan, dosa, dan segala hal yang sifatnya perseorangan selama tidak merugikan orang lain, maka itu termasuk hak asasi seseorang yang tidak bisa diusik orang lain. Setiap orang berhak memeluk agama manapun juga berhak memilih untuk tidak memeluk agama manapun. Itu hak perseorangan, Dosa dan pahalanya bukan orang lain yang menaksir dan menimbang. Apa urusan orang menghakimi dan berlagak seperti Tuhan? Kembali pada judul wacana, seseorang mengatakan bahwa sikap Ateisme itu tidak sejalan dengan Pancasila, perlu menelaah relevansi sila pertama dalam keh...